Syairnya : KABUT ASA(p)

Asa tebal sudah berkabut
membentang mulai menyelimut

asa - asa dan asa
jadi primadona calon penguasa


Asa semakin pekat
jauh lepas tak terlihat


diteriakkan, dituliskan, disiarkan dalam setiap media
suara jauh, tanpa realita

Asa bertabir gelap
tidak bergerak diam tertancap

ini itu
itu ini
ini ini
itu itu

Asa - Asa
menjalar dari api-api toak murahan saja
Asa -Asa
hanya mendatangkan duka

Kabut Asa
Asa berkabut
kabut berasa

Negeri darurat ASA!








Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Komentar